Skip to main content

Di Balik Layar Layangan Putus, Reza Rahadian Selalu Peluk Putri Marino Usai Adegan Emosional

Di Balik Layar Layangan Putus, Reza Rahadian Selalu Peluk Putri Marino Usai Adegan Emosional
Di Balik Layar Layangan Putus, Reza Rahadian Selalu Peluk Putri Marino Usai Adegan Emosional

Layangan Putus kini menjadi web series paling hit di Indonesia, di penghujung 2021 dan awal 2022 ini, Bunda. Reza Rahadian sendiri terkejut ketika web series yang dibintanginya itu viral di kalangan ibu-ibu, bapak-bapak, bahkan anak muda.

Ia tak menyangka bahwa cerita yang sebenarnya sangat lekat dengan realitas kehidupan pernikahan di luar sana, menjadi sebuah tontonan seru bagi pemirsa di Indonesia.

"I was surprised. Ya, awalnya gue berpikir ini cerita yang relate iya, tapi kan sebenarnya sudah banyak. Cerita seperti ini bukan cerita baru orang lihat," ujarnya saat berbincang dengan Boy William, dikutip dari video di kanal YouTube Boy William, Jumat (7/1/2022).

Alasannya mengambil proyek ini, Reza ingin menampilkan satu karakter yang tidak stereotipe. Bahwa, peran yang dianggap antagonis dalam serial tersebut, ia tak ingin bawakan tokoh tersebut dengan cara yang emosional, kasar.

Akan tetapi, ia ingin menjadi karakter yang manipulatif. Yang menurut Reza, itu jauh lebih kejam dari orang yang kasar.

Ada kisah tak kalah menarik yang diceritakan Reza Rahadian bersama Boy. Reza mengungkap, bahwa di balik serial Layangan Putus yang penuh konflik itu, para pemain pun ternyata punya cara untuk meregulasi emosi mereka di tiap adegan.

Misalnya, ketika terdapat adegan serius antara Aris Kinan, Reza Rahadian dan Putri Marino memilih untuk saling diam. Bahkan, setelahnya ia dan Putri saling menjauh, tak berada di tempat yang sama.

Reza kemudian mengungkap bahwa setiap adegan yang menguras air mata Putri Marino, ia selalu memeluknya.

"Kalau adegan serius, kita enggak ada yang ngobrol. Diem-dieman, jadi kalau sudah emosional sampai nangis, sampai apa. Begitu kita sudah cut, kita pelukan saja,"

"Gue peluk Putri, karena dia mungkin masih nangis kebawa suasana, tapi sudah. Tapi kalau ada adegan emosional, kita cenderung pergi. Cut! Gue melipir ke mana, Putri ke mana, Anya mungkin melipir ke mana. Just relax," ungkapnya.

Reza Rahadian juga beruntung, suksesnya Layangan Putus ini berkat suasana produksi yang positif. Semua orang merasa proyek ini penting dan tidak ada yang menganggap remeh.

Sumber: Haibunda.com