Lihat Kiano Shalat di Musala Rumahnya, Rhoma Irama Soroti Tingkah Anak Baim Wong dan Paula Itu
Posted on: November 17, 2021
Youtuber Baim Wong bertandang ke kediaman Raja Dangdut, Haji Rhoma Irama. Dia membawa serta Kiano Tiger Wong dan Paula Verhoeven.
Kedatangan Baim Wong ke rumah Rhoma Irama untuk silaturahmi sekaligus ngonten youtube bareng sang pedangdut senior tersebut.
Aksi Kiano Tiger Wong ketika di sana menjadi perhatian orang-orang.
Si balita ikut Baim Wong salat. Aksi tersebut lantas memicu reaksi Rhoma Irama yang sebelumnya tak pernah melihat kebiasaan Kiano itu secara langsung.
Terekam dalam tayangan video kanal YouTube Baim Paula, unggahan Senin (15/11/2021).
Kiano tiba-tiba datang ke musala lalu bersimpu di dekat Baim yang lagi beribadah.
Tak lama, Kiano ikut duduk dan sujud seperti gerakan salat yang diperagakan sang ayah.
Paula Verhoeven hanya bisa tersenyum di belakang mereka.
Begitu pula dengan Rhoma Irama yang ikut gemas terhadap Kiano.
“Lagi lucu-lucunya ya dia ya, “ cetus Rhoma Irama.
Terapkan Sejak Dini, Ini 6 Cara Mengajarkan Anak Sholat
Pendidikan agama sangat penting diterapkan pada anak sejak dini untuk membangun karakter positif. Bagi orangtua yang muslim, pendidikan kerohanian ini bisa dimulai dengan cara mengajari anak salat.
Secara umum, agama merupakan suatu kepercayaan bersifat spiritual yang dipegang oleh setiap orang.
Karena berkaitan erat dengan sang Pencipta, maka bisa dibilang agama juga merupakan sebuah pondasi hidup bagi setiap manusia.
Untuk orangtua yang beragama Muslim, menerapkan atau memberikan pendidikan keagamaan pada anak bisa dimulai dari mengajarinya salat, yakni ibadah wajib dan paling utama bagi orang Islam.
Tidak ada waktu pasti di umur berapa anak perlu mulai diajarkan salat.
Namun, ada baiknya orangtua mengajarkan kewajiban ini sejak usia dini atau sebelum mereka mencapai usia baligh, yakni sekitar 4-10 tahun.
Pasalnya, mengajari anak suatu hal termasuk kewajiban beribadah sejak kecil cenderung lebih mudah tertanam dalam jiwa mereka.
Ketentuan mengajari anak salat juga ada dalam sabda Rasulullah Sholallahu Alaihi Wassalam yang memiliki arti berikut ini:
“Perintahlah anak-anakmu agar mendirikan shalat tatkala mereka telah berumur tujuh tahun, dan pukullah (secara ringan dan tidak menyakiti) karenanya tatkala mereka telah berumur sepuluh tahun.” (HR. Abu Dawud dan Al- Hakim)
Mengajari anak salat bukanlah sesuatu yang mudah. Dibutuhkan kesabaran dalam melakukannya.
Melansir dari berbagai sumber, berikut rangkuman beberapa tips mengajarkan salat pada anak yang bisa orangtua lakukan berikut ini:
1.) Tanamkan pengetahuan mengenai Allah SWT
Tanpa pemahaman mengenai Allah SWT, maka salat hanya dianggap sebagai ritual rutin saja. Oleh karena itu, sebelum mengajarkan praktik salat, jangan ragu untuk memberikan si kecil pemahaman mengenai eksitensi Sang Maha Pencipta.
Berceritalah pada si kecil mengenai kebaikan Allah SWT yang diberikan di dunia sebagai Sang Pencipta.
Tanpa disadari, cerita-cerita tersebut akan menanamkan kepercaan dan cinta si kecil pada Allah di hati mereka.
2.) Menanamkan pentingnya ibadah
Setelah mengajarkan si kecil mengenai keberadaan Allah SWT, yang perlu dilakukan orangtua adalah menjelaskan secara teori mengenai pentingnya ibadah sholat sendiri.
Misalnya, jelaskan pada si kecil mengapa umat muslim wajib melaksanakan ibadah ini, dan apabila ditinggalkan sekiranya apa konsekuensi yang akan didapat.
Jelaskan hal tersebut secara lembut, dengan kalimat yang muda dipahami anak.
Jangan menggunakan cara yang jutsru cenderung menakut-nakuti.
3.) Jadilah contoh yang baik
Setiap anak akan membutuhkan conto konkret yang bisa dilihat setiap hari.
Dengan demikia ia pun bisa mengikuti semua hal yang dilakukan oleh orangtuanya, termasuk dalam hal melaksakan ibadah salat.
Ketika mengajari anak salat, maka orangtua juga perlu menjadi contoh yang juga disiplin dalam melaksakan ibadah tersebut.
4.) Berikan ruang agar mereka leluasa beribadah
Agar pelajaran salat beserta nilai-nilainya bisa tertanam dengan baik, maka tidak ada salahnya orangtua memberikan ruang khusus atau musala untuk mengajarkan hal ini.
Anak-anak secara tidak langsung akan mengerti betapa pentingnya salat, karena ia diberikan area khusus untuk melakukan ibadah ini di rumahnya.
5.) Dorong dengan mengajaknya salat berjamaah
Anak sangat senang untuk menirukan beragam hal yang dilakukan oleh orangtuanya.
Oleh karena itu, menanamkan kebiasaan salat pada anak bisa didorong dengan cara mengajaknya salat bersama atau berjamaah.
Tidak hanya di rumah, orangtua juga bisa mengajak si kecil untuk salat berjamaah di masjid.
Atau mengajaknya untuk mengikuti salat wajib di hari raya seperti salat Idul Fitri dan Idul Adha.
Sumber: BanjarmasinPost.co.id